Salah satu kendala dalam budidaya kelapa sawit adalah serangan rayap tanah (Coptotermes curvignathus). Serangan rayap tanah pada tanaman kelapa sawit terutama terjadi di lahan gambut. Kerugian yang ditimbulkan hama ini cukup tinggi karena menyebabkan tanaman kelapa sawit mati. Pengendalian rayap dapat dilakukan dengan beragam cara, salah satunya penyiraman insektisida Amida 200 SL.
Konsentrasi Amida yang digunakan dalam pengujian ini adalah 0,5 ml/l, 1,0 ml/l, 2 ml/l, 2,5 ml/l, 3 ml/l dan kontrol.
Hasil
Dalam pengujian ini, mortalitas rayap uji pada konsentrasi Amida 2,0 ml/l adalah 99.45% sedangkan konsentrasi lain 100% dan pada kontrol 2,3%. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi insektisida Amida 200 SL pada tingkat konsentrasi terendah pun efektif untuk membunuh rayap uji.
Akan tetapi untuk aplikasi lapangan dengan umur tanaman kelapa sawit yang beragam (terutama tanaman yang sudh menghasilkan)dan faktor cuaca yang berpengaruh seperti curah hujan tinggi, maka diperlukan pertimbangan untuk menentukan konsentrasi yang direkomendasikan. Untuk aplikasi lapangan dapat dianjurkan penggunaan konsentrasi 1,00-2,00 ml/l air dengan volume penyiraman yang lebih besar daripada yang dilakukan pada pengujian semi lapangan ini.
Pengamatan lain dilakukan terhadap Derajat Proteksi Kelapa Sawit dari serangan Rayap Tanah. Derajat proteksi terendah pada perlakuan kontrol yaitu 6,25, diikuti Amida 0,5 ml/l (6,75), Amida 1 ml/l (7,00), Amida 2,5 ml/l (8,75), Amida 3,0 ml/l (9,25) dan Amida 2,0 ml/l (9,50)
Jika data mortalitas dihubungkan dengan derajat proteksi yang diberikan pada perakaran kelapa sawit, maka pada konsentrasi 1 ml/l derajat proteksi yang dicapai adalah 7 dan hal ini telah memenuhi kriteria efikasi insektisida yang diuji,yaitu derajat proteksi minimal 7. Sementara pada perlakuan Amida 200 SL dengan konsentrasi 2,00 ml/l memberikan derajat proteksi antara 8,75-9,25.
Selama pengujian berlangsung, tidak ditemukan adanya fitotoksisitas pada bibit kelapa sawit yang digunakan dalam pengujian akibat aplikasi insektisida Amida 200 SL.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar